Kamis, 28 Juni 2018

IBADAH MENDARAH DAGING



1. Iedul Fitri dan Sehat Hati

IEDUL FITRI DAN SEHAT HATI

I nilah hari yang suci
E levasi sudut pandang ilahi
D amai dalam hidup semangat ukhrowi
U ngkapkan rasa syukur penggenap imani
L ahir dari qolbu peserta shaum romadhoni

F itrah Tuhan atas insan perindu bertemu Allah robbul idzati
I nsan yang bergeming walau cobaan silih berganti
T abah menjalani ketaatan beribadah yang shar'i
R amadhan menjelma kawah candra dimuka
I katkan jiwa sosial penabur kasih dan sayang

S ejak sehabis shaum tumbuh semakin tawadhu
E mpati menyembul dari lubuk hati atas shaum fardu
H arapan atas ridho sang penggenggam qolbu
A khirnya berujung mewujud dalam hati yang sehat
T ak pelak si pemilik menjadi idaman dan pencuri hati

H ati yang sehat hati tiada syirik
A dalah hati tanpa kupur atas segala nikmat
T iada hasud, iri dengki dan juga fasik apalagi munafik
I tulah tanda Orang bertaqwa buah dari shaum yang asik

Karya: Sugiri
Tema: Yaumul Ied
 
2. Mimpi Indah

MIMPI INDAH

M alam itu aku cape terkulai merebah badan
I ngatanku tak lama berganti alam dalam mimpi membelai
M embawaku dalam pesona bahtera mahligai
P erempuan cantik bak bidadari tersenyum sambil memandang aduhai
I a pun berkata dgn suara lembut membelai rasa membuai lubuk hati di dada

I ndah oh sungguh indah hidup idaman dalam surga berselubung kebahagiaan
N ikmatnya tiada tara berbanding semoga menjadi kenyataan
D i penghujung mimpi kudibisiki, "bang, suamiku ayo bangun ini waktunya shalat malam!"
A kupun terperangah dan kusadari waktu sepertiga malam terakhir
H asbunalloh wani'mal wakil ni'mal maula wani'man nasir

Karya: sugiri
Tema menjaga shalat malam

3. Islam is My Way of Life

ISLAM IS MY WAY OF LIFE

I slam is the only way
S ystem of life to go through that way
L ighting our path to reach the end day
A lighment the bad one so we can go away
M eet this way otherwise you'll be caught on the evil's way

I nitiate as well as you've got concious
S ince this way trully make you gorgeous

M uch time has been spent to seek the truth
Y ears by years had been spent now I can see no other truth

W ay of Islam enlights mankind to the true God
A llah SWT the only God whom they must worship from the old
Y es God who creates and reserves this universe

O h mankind let us live using this way
F ree of iblis' bad wishper whenever you behave and say

L ast I say to you cause it's responsible
I n this life wherever I enable
F rom the deeply heart of mind to get noble
E nlightening whoever I could meet when posible

Created by: Sugiri
Theme: Path to God

      4.    Anggap Shaum Terakhir

ANGGAP SHAUM TERAKHIR

A jal kematian siapa tahu
N  amanya ajal tak kenal umur
G aris batas hidup ini suatu yang pasti
G iatlah mencari ilmu dan beramal
A jaklah keluargamu pada hal yang baik2
P osisikan setiap saat pada kebiasaan baik itu

S aatnya ajal datang kita tak akan menyesal
H adapi ajal dengan husnul khotimah
A nda dan saya yuk kita anggap shaum terakhir tahun ini
U ntuk itu mari kita dasari atas iman dan ikhtisab
M engharap hanya ridho dari Allah SWT

T entu kita tak tahu sampaikah ke hari terakhir
E ntah pekan inipun kita tak yakin lewati
R omadhon sebagai bukti rahman Allah
A da begitu banyak keutamaan akankah disia-siakan
K arena itu marilah kita benar2 fokus
H ingga tak ada penyesalan di hari pembalsan
I si syahrushshiyam ini dengan shiyam dan qiyam
R omadhon tahun depan belum tentu kita dapati

Robbana taqobbal minna shiyamana waqiyamana
Karya: Sugiri: [16.39, 26/6/2018]
 
5. Sakit dan Sehatku untuk Mengabdi

SAKIT DAN SEHATKU UNTUK MENGABDI

S akit adalah niscaya
A ku tak usah mengeluh karenanya
K alau sakit bisa menghapus dosa
I ni berarti karunia dari Yang Maha Mencipta
T etaplah dalam kesadaran untuk menghamba pada-Nya

S ehatpun adalah karunia
E mansipasi dapat terbina karenanya
H idup sehat haruslah dijaga walau kita yakin sakitpun adalah nicaya
A ndai janganlah berandai untuk selalu sehat selamanya
T etapi siagalah dalam segala situasi terutama jiwa

M enata hidup untuk selalu beribadah kala sakit dan sehat
E ntitas pribadi terikat bathin pada tali Allah yang kuat
N ikmati hidup kala sakit dan sehat ku berusaha baik berbuat
G ali potensi diri agar hidupku senantiasa bermanfaat
A da waktunya nanti dikala jatah hidup mengakhiri sakit saat sekarat
B adan terkulai kaku namun tiada sesal saat bangkit di hari akhirat
D i sanalah manfaat sadar diri sakit dan sehat tuk mengabdi erat
I tulah yang selalu harus aku lakukan dalam setiap memenuhi hajat

Karya: Sugar Ry

Jumat, 23 Februari 2018

CUKUPKAH WAKTU KITA


CUKUPKAH WAKTU KITA MENYIAPKAN BEKAL UNTUK KEHIDUPAN YANG PALING BAIK DAN KEKAL

Assalaamu alaikum warohmatullohi wabarakaatuh
Yth Saudara-saudaraku,

C epat atau lambat kita pasti mati
U sia di dunia ini memang terbatas
K ita tak bisa memendekkan atau memanjangkan
U ntuk itu maksimalkanlah usia hanya untuk yang bermanfaat
P ikirkan! Soal penampilan pisik, kaya atau miskin, ras atau bangsa
K ecantikan wajah atau buruk rupa, semuanya Allah yang tentukan
A llah hanya beri pilihan beriman pada-Nya atau pada napsu diri
H anya masalahnya, “Cukupkah usia kita untuk mendalami pedoman hidup?”

W aktu dan sumber daya yang ada sering sekali kita boroskan
A tau kita gunakan untuk hal yang tak begitu penting
K ita belum tahu sudah sesuaikah keseharian ibadah kita dengan pedoman hidup
T epatkah yang sudah kita lakukan selama ini berpedoman padanya
U ntuk itulah kita sangat mendesak untuk memikirkan hal ini

K alau ayat qouliah-Nya saja 6666 ayat jumlahnya
I tu belum tafsir dan bagaimana implementasinya
T entunya juga kesempurnaan hukumnya berupa syariat Islam
A patah lagi dengan hadits Rosulullah yang lebih banyak darinya

M embicarakan kesempurnaannya saja tidak sedikit waktunya
E ntah mengapa banyak diantara kita yang masih mengerjakan yang bukan syariatnya
N amanya sempurna berarti tak memerlukan sesuatu dari luarnya
Y ang terhormat saudara-saudaraku, kutulis ini hanya karena Allah semata
I ni juga berarti sebagai tugas saling mengingatkan di antara kita
A tau juga sebagai media bagaimana kita bisa saling menjaga hingga gugurlah kewajiban itu
P ermasalahannya kita tidak bisa sesering berjumpa bertemu wajah dalam waktu yang lama
K uperhatikan di antara kita masih banyak kekurangan akan pengetahuan agama kita
A ntara cemas akan nasib masing-masing kita di akhirat kelak dan tugas berdakwah
N amun inilah yang bisa kulakukan di saat kita semua sibuk dengan dunia masing-masing

B erharap sebaliknya, sebenarnya saya sangat ingin ada yang mengingatkan diri saya
E ntah ini bisa berjalan atau tidak, tapi saya hanya berusaha dan berdoa semoga ada
K embali pada permasalah di atas, kita belum banyak paham akan agama kita
A kibatnya masih banyak keseharian kita yang tak sejalan dengan pedoman hidup kita
L alu bagaimana jadinya jika kita hanya habiskan usia kita tanpa bertambahnya pengetahuan kita

U rusan ini sebenarnya harus serius kita mengelolanya supaya kita tidak menyesal
N amun dari arah mana dan kapan kita bisa memulai saling mengingatkan
T ujuan kita satu yakni bahwa kita memang harus sudah dan selalu bernasehat dalam masalah agama
U ntuk itu pula melalui ini, semoga ada respon dari saudara-saudara semoga kita bisa bicara
K uharapkan kegundahan ini bisa segera sirna karena aku tak bisa secara nyata berkarya

K etahuilah saudara-saudaraku yang kucinta, kita perlu bicara tidak hanya dunia
E ntaskanlah pikiran yang hanya memikirkan dunia dan kita mulai bicara tentang syariat-NYa
H ajatan ini harus berupa sering kumpul tak hanya urusan untuk makan, tertawa lalu pulang kembali
I ngatlah kita ini sangat kurang bicara tentang apa dan bagaimana kita seharusnya
D ari segi kepedulian dari saudara-saudara, saya sangat kagum dan terpesona
U ntuk itu saya ucapakan jazakumullohu khoiron, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang banyak
P erlu kita ketahui, untuk mempersiapkan sesuatu yang sangat penting bahkan vital
A lakadar bisa hidup atau bahkan bisa sukses soal dunia, ingatlah itu ujian di dunia karena Alloh yang berkehendak
N amanya vital kita harus banyak mempelajari pedoman hidup kita agar tahu apa dan bagaimana

Y ang terhormat saudara-saudara, mari kita perlu bicara
A gar apa yang saudara punya bisa disampaikan begitupun punya saya
N amun bukan untuk menghakimi tapi media berbagi bersama
G arapan kita adalah menjaga diri kita dan keluarga terhindar dari siksa

P ikirkan suatu cara agar kita ada suatu media untuk berbagi peduli
A lirkan energi positif dari masing-masing dan hilangkan yang negatif
L ama ini saya pikirkan, semoga ada respon dari saudara-saudara
I ndah rasanya jika kita ada dalam ikatan berpedoman Quran dan Sunnahnya
N ikmat rasanya jika benar-benar menjadi kenyataan
G elorakan semangat membangun keluarga yang benar memahami agama

B agi diri saya ini penghilang gundah geulisah
A tau wasilah bagaimana menyalurkan kepedulian religi
I ngatlah Rosululloh saw bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki Alloh (mendapat) kebaikan, maka ia akan dipahamkan dalam masalah agama.” (HR, Bukhori)
K etahuilah bahwa, paham agama bukan tahu agama tapi beragama berdasarkan ilmu.

K etahuilah berilmu agama berarti harus banyak waktu untuk mempelajarinya
E ntah mengapa kita tak memyadari kalau kita hanya banyak memburu dunia
K etahuilah dunia bakal kita tinggalkan sebanyak apapun dan sedalam apapun kita cintanya
A kan tetapi beramal dan beragama berdasarkan ilmu membuahkan pahala kebajikan sebagai bekal yang bisa dibawa ke akhirat
L alu kapan kita akan memulai lebih dekat pada majelis ilmu?

Wassalamu alaikum warohmatullohi wabarakaatuh.

Sugiri
Tema: waspada usia
No. Puisi 106, Febuari 4 - 2018