Kamis, 28 Juni 2018

SIAPA DIRI INI? (Bagian 2)


11. Alhamdulillaah

ALHAMDULILLAAH

A ku bangun kurasakan kakiku masih bisa gerak
L alu mataku pun masih bisa melihat
H ingga paruku tak luput bernapas
A ku lihat matahari masih mau datang
M enyinari alam hingga malam menjelang
D uhai Tuhan Yang Maha Agung
U ntukmu aku bersimpu
L ama aku tak sadar akan karuniamu
I jinkan aku menyapa-Mu
L antunkan ayat-ayat-Mu
L antas kuberpikir kemana aku selama ini
A ku akui aku lalai
A ku akui aku penuh dosa
H atiku kini lega kusadari keagungan namamu
Karya: sugiri

12. Malu, Akal, dan Senyum

MALU, AKAL, DAN SENYUM

M anusialah yg diberi fitrah malu, akal dan senyum
A kan tetapi hewan tidak
L ihatlah mereka apakah malu tak pakai baju, atau senyum
U ntuk itulah manusia diberi akal dan agama

A pabila akalnya hilang ia takan malu atau sudah gila
K etika berdosa memang masih bisa tersenyum
A pabila tak ada malu tapi tersenyum
L alu siapa dia?

S ejatinya ia malu ketika berdosa
E tika orang yang masih punya akal
N amun bila akal hilang
Y ang ada adalah sifat kehewanan
U ntuk itulah Tuhan memberinya aturan hidup
M enyempurnakan akhlak manusia supaya teratur

Karya: sugiri
intisari materi khutbah jumat hr ini di msjid alawalien

13. Renungan Sabtu

RENUNGAN SABTU

R asa rasakanlah!
E ngkau kan merasa
N ikmat Tuhan yang mana yang kau dustakan
U ntai untaikanlah!
N ikmat Tuhan yang mana
pasti kamu tak mampu menghitung
G ali dan galilah informasi sebanyak mungkin!
A dakah nikmat Tuhan yang Engkau tidak syukuri?
N ampakkanlah kesyukuran dengan berbuat baik

S etiap nikmat kan ditanyai pertanggung jawaban
A jaklah seluruh keluarga mensyukurinya
B ila waktunya tiba Engkau takkan menyesalinya
T aat pada ketentuan Tuhan adalah bentuk syukur pada-Nya.
U ntuk itulah ku sampaikan ini padamu
Karya: sugiri

14. Akhir Dunia

AKHIR DUNIA

A pa itu akhir dunia?
K apan akhir dunia itu?
H ari itu adalah hari matinya, rasa, asa, peduli, dan malu
I ngat hakikat hidup adalah berakhlak mulia
R aja manusia menghendaki persaudaraan dan kasih sayang

D unia dan segala isinya adalah fasilitas untuk memupuk asa bersama
U ntuk hidup dalam harmonisasi kemanusiaan
N amun bila asa, rasa dan peduli hilang
I tulah akhir dunia
A langkah meruginya orang yang kehilangan asa dan rasa.
Karya: sugiri

15. Sepi  Malam Penantian

SEPI MALAM PENANTIAN

S eiring dingin malam menusuk
E ngkau tak jua datang menjenguk
P erasaan ini semakin dalam tertekuk
I ndahnya malam berbintang pun terantuk

M elawan rasa sunyi dalam kesendirian
A tur napas dalam-dalam rasakan kesepian
L amunanku pun hingga puncak kejenuhan
A khirnya kupasrahkan semua pada Tuhan
M alam itu kulalui penuh kesabaran

P elukan guling tak terasa semakin erat
E ndapkan kejengkelan yang lama menjerat
N amun malam itu benar-benar berat
A ndai kutahu kau memang tak berhasrat
N yanyian hati ini pasti tak berkarat-karat
T api kau tak jua berkata sempat
I nilah kisahku di malam yang berat
A ngin malam menambah sepi menanti
N amun ku tetap sadar akan harga diri
Karya: sugiri

16. Histeris yg Tidak Perlu

HISTERIS YANG TIDAK PERLU

Banyak orang ketika menyaksikan tokoh artis penyanyi favoritnya tanpil, histeris karena terpesona oleh kehebatan sang idola. Sang idola dipuja dan dipuji melebihi sang Pencipta. Padahal kehebatannya tak sebanding dgn kehabatan Tuhannya. Ia lemah, kecil, tiap hari mengeluarkan kotoran, kentut, dan mati tiada daya. Tapi TUHAN Yang Maha Perkasa dilupakannya. Ia tidak shalat, tidak baca Quran. Sungguh bodoh orang semacam itu.
Hi guy, sering-seringlah melihat, memperhatikan apapun yang Allah SWT ciptakan. Begitu luar biasanya ciptaan Allah. Maka puja dan pujilah Allah Azza wajalla.
Salam buat shobat yg senatiasa memperkatikan apapun yang Allah ciptakan.

17. Kita ini Bukan Kera

KITA INI BUKAN KERA

Untuk apa kita hidup kalau hanya sekedar hidup
Karena kera saja hidup
Untuk apa kita bekerja kalau hanya sekedar bekerja
Karena kera saja bekerja
Mau maju? Hidup dan bekerjalah di atas rata-rata orang lain hidup dan bekerja.
Mau berhasil? Berpikirlah dengan cara di atas rata-rata orang lain berpikir
Takut masalah? Ingat masalah adalah harta kita. Masalah adalah energi yang mendorong kita untuk maju dan berhasil. Masalah adalah senjata kita untuk membidik keberhasilan dan kemajuan.
Tiada kemudahan tanpa masalah. Kemudahan datang setelah kesulitan (baca masalah). Tapi sebenarnya bersamaan dengan masalah adalah jalan keluar (baca kemudahan).
Berbahagialah dengan adanya masalah karena setelahnya ada kemudahan.
Hidup ini adalah masalah. Masalah ini ada dalam kehidupan. Jadi kita tidak mungkin menghindari masalah. Yang benar adalah kita hidup dan maju karena ada masalah.
Kita ini bukan binatang yang hanya bekerja dengan insting. Tanpa belajar seekor anak ayam dalam waktu beberapa menit sudah bisa berdiri setelah selubung telur yang membungkusnya pecah.

18. Gado-gado Hidup Nikmat

GADO-GADO HIDUP NIKMAT
Olahan Sugiri

Bahan-bahan
1 Tujuan hidup: Memperoleh Ridho Allah
1 tugas hidup: beribadah/menghamba pada Allah
1 Bekal hidup: Taqwa
Teman hidup
sebanyak mungkin: suami/istri, orang beriman
3 Musuh hidup: hawa nafsu, syaitan, iblis
Harapan hidup
sebanyak mungkin
Investasi hidup
sebanyak mungkin
beban hidup
sedikit mungkin
jalan hidup
: fisabilillah
petunjuk hidup
: kitabullah dan sunnah rosul
Alat hidup
: Akal pikiran, panca indera, segenap raga
Ujian hidup: mala petaka, bencana, lapar, rasa takut, hilang nyawa, krang makanan, dan musibah
Tantangan hidup
: melewati belantara hidup yang penuh ujian dari pencipta
Godaan hidup
: mengikuti hawa nafsu syahwat syaitan dan iblis

Cara Penyajian (cara hidup):
     1.     Pertama-tama, ketahuilah tujuan hidup lalu siapkan bekal hidup berupa taqwa
     2.    Temukan teman hidup yang baik berupa istri/suami, kawan, atau siapapun asal dia orang beriman
     3.    Ketahuilah secara seksama siapa musuh hidup, hawa nafsu, syaitan, iblis, kawan durjana, penjilat, dll.
     4.    Selalulah berpikir positif bahwa harapan hidup masih ada karena akhir hidup adalah mati husnul khotimah
     5.    Kerjakanlah segala amal baik sebagai investasi hidup yang dapat kita rasakan pada akhirat nanti
     6.    Jangan terlalu mengeluh terhadap beban hidup karena itu semua adalah ujian hidup, maka perbanyak beedzikir pada Allah, Insyaallah hati akan tenang.
     7.    Nikmatilah hidup ini apapun yang terjadi karena bagi orang beriman semuanya akan menjadi pahala maka jalani hidup ini dengan berpegang pada petunjuk hidup ilahi, Al-Quranul karim dan sunnah rasul.
     8.    Gunakan alat hidup berupa akal pikiran, panca indera dan segenap raga untuk menghadapi segala [ujian hidup, tantangan hidup serta godaan hidup
     9.    Akhirnya gado-gado hidup siap disantap dalam naungan dan ridho Allah SWT.
Selamat menikmati!

19. Sayup Azhan

SAYUP AZHAN

S uara ini suara panggilan berseru
A lunannya menembus dalamnya sejati qolbu
Y ang terdengar hanya oleh orang beriman sejak dahulu
U ntuk bersimpuh di hadapan Allah Yang satu
P ernahkah sekali saja tak jua bersimpuh

A baikan suara hatimu pergi berwudhu
Z ig zagnya urusan dunia memalingkanmu
H atimu mati tertutup lekatnya debu
A lunannya kini tlah berlalu
N amun kau tetap asik dengan duniamu

Karya: Sugiri

20. Qolbun Salim Sejati

QOLBUN SALIM SEJATI

Q olbu adalah lokomotif diri
O rang yang memilikinya bisa baik dan bisa buruk
L aju tingkah diri ditentukan suluh lokomotif yang disukai
B isa bisikan nafsu atau wahyu ilahi
U ntuk itulah dinul islam datang memilah
N ikmat ilahi penerang qolbu di jalan yang lurus

S elamat diri datang dengan qolbu yang salim
A lamatnya padang mahsyar saat menghadap robul izati
L ihat banyak wajah berseri-seri
I tulah wajah si pemilik qolbu salim sejati
M enampakkan hati yang pasrah hanya pada kalam pemilik alam

S aatnya tiba tiada guna harta dan anak
E nkau beruntung jika punya hati yang jinak
J adikan wahyu ilahi penyuci jiwa yang suci
A ngkat martabat sipemiliknya yang setia mengabdi
T aat pada Ilahi ba'da mendengar seruan tuhan semesta alam
I nilah karakter sipemilik qolbun salim

Karya: sugiri

SIAPA DIRI INI? (Bagian 1)


1. Umur, Ulang Tahun dan Tujuan Hidup

UMUR, ULANG TAHUN DAN TUJUAN HIDUP

U mur adalah sarana hidup
M elalui umur adalah menuju tujuan akhir hidup
U mur hendaknya digunakan hanya untuk tujua hidup
R iak hidup adalah dinamika dalam menggunakan hidup

U ntuk itulah Allah ciptakan bilangan tahun
L amanya 365 hari atau 12 bulan per tahun
A kankah Anda rayakan dengan pesta ulang tahun
N amun Anda lupa hakikat akhir masa setahun
G ara-gara pesta ulang tahun jangan sampai rugi bertahun-tahun

T aatlah pada yang menciptakan waktu
A llah rabbul idzdzati tempat bergantung segala sesuatu
H indarilah pesta ulang tahun karena bukan sunnah rasulmu
U sia hanya sekali dan tak dapat diulang walau diminta selalu
N iatkan untuk mempersiapkan akhiratmu dalam menghabiskan waktu

T ujuan hidup adalah bertakwa kepada Allah
U ntuk itu Dia berikan usia manusia sebagai sarana ibadah
J angan sampai usiamu habis mengikuti nafsu dholalah
U ntuk itu siaplah setiap saat untuk selalu beribadah
A gar masa-mada hidupmu berakhir husnul khotimah
N antikan hidup di surga yang penuh berkah setelah alam barjah

H idup di dunia ya hanya untuk sementara
I ngatlah hidup di dunia ini hanya sekali saja
D unia adalah jembatan menuju hidup yang sebenarnya
U ntuk itulah Allah SWT cipatakan surga tempat hidup selamanya
P ada-Nyalah kita harus taat mengikuti syariat-Nya.
Karya: sugiri

2. Cahaya Mata dan Hati

CAHAYA MATA DAN HATI

C ahaya ada dua yang ke mata dan ke hati
A lam raya dan isinya adalah alam fisik
H anya bisa dilihat jika ada cahaya menyinari
A llah ciptakan cahaya agar mata kepala dapat mengamati
Y ang tidak bisa dilihat mata perlu cahaya hati
A llah turunkan Al-Quran untuk menerangi
isi dada ini

M enerangi hati hingga diri kita tahu hakikat hidup sejati
A llah terangi hati agar dapat kembali ke sisi ilahi dengan hati yang suci
T idak akan sesat selamanya jika kita ikuti Al-Quran dan sunnah nabi
A llah sangat sayang pada hamba
-Nya yang ikuti cahaya hati ini

D i dunia dia menjaga akhlaknya sesuai petunjuk ilahi
A khirnya di akhirat pun dia selamat dan masuk golongan nabi
N ilai jiwa terhimpun pada insan yang selalu ikuti cahaya hati

H ati ya hati hanya bisa selamat bila mau terima cahaya hati
A langkah beruntung orang yang senantiasa menjaga jiwanya tetap suci
T idak terbawa godaan kenikmatan dunia walau siang malam menghampiri
I nilah perlunya kita mengetahui cahaya mata dan hati
Karya: sugiri

3.    Dua Cahaya Ilahi

DUA CAHAYA ILAHI

D ua cahaya ke mata kepala dan ke mata hati
U ntuk ke mata kepala cahaya bintang dan matahari
A langkah indah terlihat surga dunia ini

C ahaya ini menampakkan apa yang dilihat mata kepala
A was jangan tertipu oleh mata kepala tanpa cahaya ke mata hati
H indarilah hanya melihat dunia ini dengan mata di muka
A kan tetapi lihatlah dunia ini dengan cahaya ke mata hati
Y akni firman ilahi dan sabda rosul yang hakiki
A llah sayang manusia hingga cahaya ke hati meluruskan persepsi

I tulah Quran yang karim dan hadits rosul teladan sejati
L ihatlah dunia ini dengan ke duanya jangan yang lain
A nda, saya dan yang lain mari saling menasihati
H iasi diri dengan bercahayakan nur ilahi robbi
I tulah Quran dan hadits rosul pustaka ilahi

Karya: Sugiri
Tema: Cahaya ke hati
Mei, 3/2018 5:50

4.     Dari Pagi Sampai Pagi Lagi

DARI PAGI SAMPAI PAGI LAGI

Pagi kubangun
Sesaat setelah sadar kutermenung
Teringat akan rahmat Tuhan yang Agung
Seraya berucap tuk besyukur
Pagi itu ku masih bisa berjuang di sisa umur
Menjelang siang kupergi ke medan juang
Di sana menunggu siswa-siswaku yang riang
Rindu mereka menyimak motivasi juang
Belajar banyak tuk masa depan nan menantang

Kubuka pertemuan dgn salam
Ya salam, semoga mereka jadi rahmatan alam
Kubakar semangat juang nan mendalam
Agar mereka terhindar dari hidup yg kelam

Kuajari mereka komunikasi menarik
Semoga mereka bicara simpatik
Mengajak khalayak bekerja efektif
Hingga saatnya terbentuk ummat yg hanif

Saatnya kupulang dengan peluh mengucur
Kujalankan kendaraan laju meluncur
Menuju rumah tempatku terhibur
Di sana keluarga menyambut penuh syukur
Kujelang malam kumpul bada magrib
Berkumpul tuk berbagi nasihat dan tip
Tip untuk hadapi catatan rokid atid
Kutekankan agar hidup aktif berbuat baik

Tiba waktu kutunaikan hak badan
Istirahat di malam badan telentang
Tak kusadari kapan ku dimatikan
Hingga akhirnya kusadari saat bangun pagi menjelang
Kulanjutkan hidup hingga ajal menjemput
Karya: sugiri

5. Di Sisa Umurku

DI SISA UMURKU

D alam keheningan malam ku merenung
I ngat akan dunia yang hanya selama awan yang mendung

S esekali ku hisab mengapa hati selalu gelisah merundung
I ngat akan dosa-dosa yang tak dapat ku hitung
S ering kali kusakiti hati sesama karena lidah yg tak dapat kubendung
A langkah nistanya diriku selama ini hidup dalam dosa menggunung

U ntuk menebus dosa-dosa ini ku berdoa pada-Mu Ya Alloh
M ohon berilah aku kemampuan memanfaatkan umur yang tersisa ini
U ntuk dosaku pada-Mu ya Alloh mohon ampuni hamba
R asa syukurku pada-Mu Ya Alloh
K au ingatkan dan sadarkan aku atas kelalaian selama ini
U ntuk menjadi insan yang sholeh di sisa umurku

Karya: Sugiri
 
6. Jangan Lupa Bersyukur

JANGAN LUPA BERSYUKUR

J iwa ini dalam genggaman-Nya
A sal kau tahu
N ikmat-Nya tak hingga bila kau berupaya berhitung
G aris sunnah-Nya membimbing setiap diri
A sal kau tahu
N ama siapa yang paling agung

L antunan suara gemercik air deras mengalir
U ntaian pulau indah siapa cipta
P ada-Nya langit dan bumi mengabdi
A sal kau tahu

B unga indah merekah harum semerbak merebak
E talase alam penuh cipta indah memanja qolbu
R iuh gemuruh angin menerjang hutan terbentang
S inar sang surya terang menembus hutan dan padang
Y ang merahmati segenap alam mendalam
U kiran awan memantulkan cahaya senja nan menawan
K erumunan bintang terang nun jauh gemerlap di kesunyian malam
U ntuk itulah kita memandang alam raya sepanjang asa
R aih ridho Tuhan jangan lupa bersyukur

Karya sugiri

7. Asy-Syukrulillah

ASY-SYUKRULILLAH

A lam maha luas tanda bukti adanya Tuhan Yang Maha Agung
S inar surya tak henti menerangi bumi hingga kehidupan berlangsung
Y akin dan yakin maka janganlah ragu dan bingung
S emuanya Dialah Allah yang menciptakan
Y ang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana serta Rahman
U rusi alam yang luas entah dimana batas ke batas bersambungan
K arena itu marilah kita bersyukur dan bersyukur
R asakan semua nikmat yang senantiasa Dia atur
U ntuk tetap beriman dan takwa yang tidak pernah luntur
L alui hidup dengan aturan-Nya biar akur dan tumbuh subur
I nilah cara-car yang benar untuk bersyukur
L antunkanlah ayat-ayatNya secara teratur
L ihatlah alam raya sebagai bukti Dia tak pernah tidur
A lirkan tenaga positif agar terus subur bersyukur
H ingga hari-hari terlewati dengan tetap iman sampai liang kubur
Karya: sugiri

8. Bila Umurku 60 tahun

BILA UMURKU 60 TAHUN
SUNGGUH 20 TAHUNKU HANYA UNTUK TIDUR

Bagaimana bisa?
Rugi amat hidupku?
Bagaimana supaya tidak rugi?
Dalam sehari semalam 24 jam, 8 jamnya kita pakai tidur. Artinya 1/3nya dipakai ridur. Jadi 1/3 dari 60 tahun adalah 20 tahun dipakai tidur.
Ya rugi bila kita tidur begitu saja tanpa mengikuti sunnah rasul.
Supaya tidak tdk rugi, ikuti sunnah rosul:
1. Wudhu sebelum tidur
2. Baca doa tidur
3. Tidur miring di sisi kanan badan
Insyaallah tidur kita adalah ibadah.
Wallahu 'alam
Intisari pengajian malam jumat.

9. Kusadari dari Bangun Hingga Tidur Lagi

KUSADARI DARI BANGUN HINGGA TIDUR LAGI

Kala  bangun kusadari Tuhan masih memberiku napas
Kala  mandi kudapati organku masih lengkap
Kala  sholat kuingati Tuhanku Yang Maha Kuasa
Kala  makan kurasakan lejatnya makanan
Kala  keluar rumah kunikmati cahaya matahari
Kala  pergi kudapati kakiku masih bisa berjalan
Kala  tiba di sekolah kudapati guruku masih suka tersenyum
Kala  belajar kusadari masih banyak yang belum kumengerti
Kala  istirahat kumengerti badankupun punya hak
Kala  pulang kucoba untuk refleksi diri
Kala  di mobil kurasakan luarbiasanya gravitasi bumi
Kala  tiba di rumah kusalami orang terkasihku
Kala  di ruang keluarga kubercengkrama dengan saudaraku
Kala  larut malam kukembali tidur
akankah esok hari aku dibangunkan kembali?
adakah alasanku untuk tidak bersyukur atas nikmat dari bangun hingga tidur lagi?
Subhanallah, Maha Suci Allah yang menciptakan ini semua.
Ya Allah ampunilah segala kesalahan dan dosaku selama ini!
Karya: sugiri

10.   Subhaanallah

SUBHAANALLAH

S aat kulihat alam ciptaanmu
U ntaian karunia-Mu tak ada titik buntu
B ahtera lautan nan haru biru
H amparan padang rumput nan merayu
A ku akui aku kagum menggebu
A ku akui aku rindu lantunan ayat-ayat suci-mu
N ama-Mu kan senantiasa ku semai di lubuk hatiku
A ku akui aku luput mengingat nama-Mu
L embaran kehidupanku tertutup penuh debu
L angkahku jauh di luar syariatmu
A ku akui kini ku sadari keagungan-Mu
H arapanku ku takan lagi kelam menjalani hidup. Subhanallah Engkau maha suci
Karya: sugiri